Peningkatan Kesejahteraan dan Produktifitas Masyarakat Ngondel Wetan Krambilsawit Saptosari Gunungkidul Yogyakarta Melalui Program Pemberdayaan Tiga Generasi

  • Bayu Angga Hendra K UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Abdul Rohim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Siti Maslinda UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Nurul Hasanah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Lalang Buana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Dewi Ratna Sari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Izzah Atikah Fauziah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Zuraida Lukluah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Ichyari Fatata Nuriana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Moh Sumraji UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: ketahanan pakan, pemberdayaan masyarakat, sablon, wisata budaya

Abstract

Kesejahteraan dan Produktifitas masyarakat desa merupakan problem yang sampai sekarang belum terselesaikan di berbagai
negara termasuk juga di Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai macam faktor penghambat yang semakin kompleks. Tiga faktor
utama di antaranya adalah sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sarana prasarana dalam menjalankan upaya peningkatan
kesejahteraan dan produktifitas masyarakat desa. Dalam hal ini kegiatan pengabdian masyarakat pada kesempatan kali ini bertujuan untuk
mengembangkan, memberdayakan, dan mensejahterakan perekonomian desa berbasis pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Maka,
diperlukan adanya program-program tertentu yang pada akhirnya dapat menghidupkan atau setidaknya menjadi pemicu peningkatan
kesejahteraan dan produktifitas ekonomi desa. Agar tepat sasaran dan berpotensi besar dalam hal keberlanjutannya, program-program
tersebut harus meliputi tiga generasi utama, yang di antaranya adalah orang tua (usia senja), pemuda atau dewasa (usia produktif), dan
remaja atau anak-anak (usia dini). Oleh karena itu terdapat tiga program utama sesuai sasaran ketiga generasi tersebut. Pertama adalah
program pemberdayaan para petani dan peternak melalui program Sosialisasi Pengolahan Pakan Ternak Fermentasi dalam rangka
ketahanan pakan, kedua adalah pemberdayaan pemuda melalui program Pelatihan Sablon, dan ketiga adalah pemberdayaan masyarakat
secara umum dari anak-anak sampai orang tua dalam hal kesenian melalui penyelenggaraan Festival Ngondel Wetan (wisata budaya).
Dari ketiga program tersebut terdapat metode pelaksanaannya masing-masing, yang hasil dari keseluruhan rangkaian kegiatannya
disambut dengan baik dan bersemangat oleh masyarakat sekitar. Ditunjukkan dengan partisipasi aktif maupun pasif warga yang kuat
untuk mendukung berjalannya semua rangkaian program pengabdian ini sampai akhir.

Published
2019-04-30
How to Cite
Hendra K, B. A., Rohim, A., Maslinda, S., Hasanah, N., Buana, L., Sari, D. R., Fauziah, I. A., Lukluah, Z., Nuriana, I. F., & Sumraji, M. (2019). Peningkatan Kesejahteraan dan Produktifitas Masyarakat Ngondel Wetan Krambilsawit Saptosari Gunungkidul Yogyakarta Melalui Program Pemberdayaan Tiga Generasi. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat , 1(1), 169-176. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/abdimas/article/view/280
Section
Articles