Pemanfaatan Bonggol Pisang Kepok dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Masyarakat dalam Bidang Pembuatan Keripik Bonggol Pisang Di Dusun Sangon I, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo

  • Riza Hayyuningtias UIN Sunan Kalijaga
  • Syarifuddin Syarifuddin UIN Sunan Kalijaga
  • Nur Faizatul Mardliyah UIN Sunan Kalijaga
  • Ni’am Supriyadi UIN Sunan Kalijaga
  • Ainur Rahman UIN Sunan Kalijaga
  • Nadya Zuhrotul Maungizooh UIN Sunan Kalijaga
  • Achmad Zukhruf Alfaruqi UIN Sunan Kalijaga
  • Dyah Retno Utami UIN Sunan Kalijaga
  • Nur Hidayatul Khotimah UIN Sunan Kalijaga
  • Nur Endah Rahmawati UIN Sunan Kalijaga
Keywords: keripik bonggol pisang, Musa paradisiacal L

Abstract

Pisang (Musa paradisiacal L.) merupakan tanaman buah tropis beriklim basah dengan curah hujan yang merata sepanjang
tahun. Tanaman ini cukup populer dikalangan masyarakat kita dan hampir setiap orang memakannya (Muliono, 2005). Bonggol pisang
biasanya hanya dibiarkan membusuk, karena tidak memiliki nilai jual. Namun, seiring perkembangan zaman banyak ditemukan inovasi
baru dalam membuka peluang usaha dalam pengolahan bahan mentah bonggol pisang tersebut menjadi bahan yang memiliki nilai jual
tersendiri dengan mengolahnya menjadi keripik renyah dan gurih. Keripik bonggol pisang dapat diinovasikan menjadi kripik yang
memiliki banyak aneka rasa, sehingga menjadi peluang bisnis yang cukup tinggi jika diolah dengan benar dan dipasarkan secara tepat.
Potensi pasar yang luas dan ketersediaan jumlah bahan baku yang melimpah yang ada di masyarakat akan menjadi nilai tambah bonggol
pisang. Bonggol yang biasanya digunakan adalah bagian yang ada di bawah tanah hingga ke akar (Surya, 2009). Bagian tersebut
dibersihkan hingga diperoleh bagian dalam bonggol yang berwarna putih. Kemudian dilakukan pemotongan dan perendaman untuk
mengeluarkan getah, lalu diiris tipis-tipis dan dibumbui. Tetapi tidak semua jenis bonggol pisang enak untuk dibuat keripik. Beberapa
jenis bonggol pisang yang digunakan adalah yang berasal dari pisang kepok. Keistimewaannya tekstur keripik ini rasanya renyah dan
tidak terasa pahit. Apalagi bonggol pisang dipercaya mengandung serat sehingga bisa memperlancar pencernaan. Keripik bonggol pisang
ini ditawarkan dalam bentuk keripik siap konsumsi. Keripik ini kalau sudah digoreng bentuknya lebih menyerupai kerupuk berbentuk
sedikit lebar dengan warna sedikit kecoklatan.

Published
2019-04-30
How to Cite
Hayyuningtias, R., Syarifuddin, S., Mardliyah, N. F., Supriyadi, N., Rahman, A., Maungizooh, N. Z., Alfaruqi, A. Z., Utami, D. R., Khotimah, N. H., & Rahmawati, N. E. (2019). Pemanfaatan Bonggol Pisang Kepok dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Masyarakat dalam Bidang Pembuatan Keripik Bonggol Pisang Di Dusun Sangon I, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat , 1(1), 433-436. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/abdimas/article/view/337
Section
Articles