Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jamur Tiram oleh Mahasiswa KKN Kelompok 92 di Dusun Tlogo Desa Gerbosasi Kulon Progo

  • Inas Andi Sabila UIN Sunan Kalijaga
  • Iqbal Katrino UIN Sunan Kalijaga
  • Kamalia Adhiastri UIN Sunan Kalijaga
  • Lingyang Imaningtyas UIN Sunan Kalijaga
  • Irsyad Abdul Ghofur UIN Sunan Kalijaga
  • Shidiq Alfatha UIN Sunan Kalijaga
  • Dwi Danan Sari UIN Sunan Kalijaga
  • Muhammad Agus Yusuf UIN Sunan Kalijaga
  • Diniati Ruaika UIN Sunan Kalijaga
  • Lulu Muthoharoh UIN Sunan Kalijaga
Keywords: budidaya jamur tiram, mahasiswa, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat melalui proses pendidikan
untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan sehingga mampu meningkatkan harkat dan martabat kehidupannya. Dusun Tlogo
adalah salah satu dusun dimana kondisi masyarakatnya tergolong kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar. Masyarakatnya yang
berpenghasilan dari cengkeh dan menanam padi, terkadang belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan dasar hidupnya, karena harga
kebutuhan lebih besar daripada penghasilan yang didapatkan. Hasil dari potensi yang tidak tetap, dan harganya terkadang juga naik turun,
oleh sebab itu kami mahasiswa KKN kelompok 92 membuat usaha untuk menambah pendapatan,usaha ini merupakan pekerjaan kedua
setelah tanaman cengkeh atau tanaman padi. Dalam membangun suatu usaha sangat diperlukan proses bagaimana proses pemberdayaan
ekonomi masyarakat melalui usaha budidaya jamur tiram di Dusun Tlogo Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara observasi,wawancara
dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui budidaya jamur tiram di Dusun Tlogo sudah
terlaksana. Faktor pendukung pemberdayaan masyarakat melalui budidaya jamur tiram adalah kondisi lingkungan yang cocok dan
kemudahan dalam pemasaran yang sudah disediakan oleh mahasiswa KKN yang bekerjasama dengan pengusaha jamur tiram dari
Wonosobo. Selanjutnya faktor penghambat pemberdayaan adalah pola pikir masyarakat yang lambat untuk berubah, ketergantungan bibit
jamur (baglog), dan keterbatasan waktu.

Published
2019-04-30
How to Cite
Sabila, I. A., Katrino, I., Adhiastri, K., Imaningtyas, L., Ghofur, I. A., Alfatha, S., Sari, D. D., Yusuf, M. A., Ruaika, D., & Muthoharoh, L. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jamur Tiram oleh Mahasiswa KKN Kelompok 92 di Dusun Tlogo Desa Gerbosasi Kulon Progo. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat , 1(1), 437-439. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/abdimas/article/view/338
Section
Articles