Peran Masyarakat Muslim Jamaah Masjid Jogoyudan dalam Membangun Rasa Pluralitas yang Terbangun di Jogoyudan

  • Eka Fitrianawati UIN Sunan Kalijaga
  • Rif’ah Laily Primasari UIN Sunan Kalijaga
  • Welda Reni Pertiwi UIN Sunan Kalijaga
  • Yusuf Arrahman UIN Sunan Kalijaga
  • Arofina Rosa Priliana UIN Sunan Kalijaga
  • Dyah Ismiyatun Anggarawati UIN Sunan Kalijaga
  • Gilang Syaifulloh UIN Sunan Kalijaga
  • Fajar Setiawan UIN Sunan Kalijaga
Keywords: budayawan, kali code, masjid darussalam jogoyudan, pastor, pemuka agama, pluralitas.

Abstract

Pinggir kali merupakan pusat dari berbagai stigma buruk, kaum marginal dan kriminalitas selalu hadir dalam benak orang-orang
yang hidup dalam bantaran kali, salah satunya adalah kali code. Kali Code sangat erat kaitanya dengan pemuka agama dan budayawan
yang begitu terkenal yaitu Y.B. Mangunwijaya atau yang akrab disebut Romo Mangun. Beliau merupakan salah satu pastor yang
mengembangkan prinsip humanism sebagai pemuka agama. Pada masanya Romo Mangun berhasil membuat orang-orang dan pemuka
agama memberi perhatian lebih kepada kali code, sehingga stigma kaum marginal dan kriminalitas yang ada lama-kelamaan menghilang
dan luntur dari benak masyarakat. Ini artinya, walaupun dengan perjuangan yang begitu tinggi, pendekatan yang dilakukan dengan
menyingkirkan dogma agama kristen dan mengutamakan kemanusaiaan berjalan dengan efektif dibantaran kali yang memiliki tingkat
heterogenitas tinggi. Dalam konsep islam sendiri, masjid tidak hanya dijadikan sebagai media untuk berdakwa, namun juga berbagi ilmu
pengetahuan dan bersosialisasi. Masjid tidak hanya sebagai pusat kegiatan beribadah tapi juga sebagai public sphere. Salah satunya
adalah masjid Darusallam Jogoyudan , yang terletak disalah satu daerah bagian pinggir sungai Kali Code. Opini yang terbangun dari
masjid Darussalam ini selalu menjadi wacana-wacana kuat disekitar kawasan masjid tersebut. Selain karena kuatnya solidaritas jama’ah
masjid dan sebagian jama’ah juga merupakan tokoh masyarakat. Namun peran serta pandangan masyarakat muslim yang terbangun
mengenai pluralitas dalam kehidupan dipinggir kali yang memiliki tingkat heterogenitas tinggi sangat berperan kuat dalam pembangunan
kedamaian dan rasa solidaritas antar masyarakat Jogoyudan.

Published
2019-04-01
How to Cite
Fitrianawati, E., Primasari, R. L., Pertiwi, W. R., Arrahman, Y., Priliana, A. R., Anggarawati, D. I., Syaifulloh, G., & Setiawan, F. (2019). Peran Masyarakat Muslim Jamaah Masjid Jogoyudan dalam Membangun Rasa Pluralitas yang Terbangun di Jogoyudan. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat , 1(1), 463-465. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/abdimas/article/view/348
Section
Articles