Eksistensi Keluarga dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Sebagai Upaya Mengatasi Krisis Moral
Keywords:
Keluarga, Pendidikan Islam, Krisis moralAbstract
Krisis moral saat ini telah mencapai titik puncaknya seperti tinggiya tingkat kriminalitas dan juga ditemukannya perilaku menyimpang yaitu lgbt dan seks bebas, hal ini tentu berdampak sangat buruk terhadap seluruh sendi kehidupan. Salah satu sumber terjadinya krisis moral yaitu kurangnya implementasi pendidikan Islam. Pendidikan secara umum saat ini hanya berfokus kepada penekanan intelektualitas tanpa mementingkan pendidikan Islam, moral dan etika. Selanjutya pendidikan Islam dalam hal ini membimbing dan mengarahkan anak untuk mengembangkan dirinya, baik jasmani maupun rohani, sehingga terbentuk kepribadian dan moral yang baik. Persoalan ini merupakan tanggung jawab semua pihak, dan keluarga adalah salah satu lembaga pendidikan pertama yang paling utama menjadi tempat berkembangnya karakter dan moral setiap individu. Eksistensi dan peranan keluarga dalam penyadaran, penanaman serta pengembangan pendidikan Islam dan moral karena adanya ikatan emosional yang terjalin antara orang tua dan anak yang sedemikian kuat. Keluarga memiliki sisi keunggulan dalam mengatasi krisis moral tersebut. Tujuan tulisan ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana eksistensi keluarga untuk mengimplementasi pendidikan Islam sebagai upaya mencegah dan mengatasi krisis moral yang terjadi pada anak. Selanjutnya proses penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Downloads
References
Abidin Ibnu Rusn. 1998. Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan, Pustaka Pelajar.
Ali, Yusuf, A. 1403 H, The Holy Qur’an, Text, Translation and Comentary, Jeddah: Daral-Qiblah.
Danim, Sudarwan. 2006. Agenda Pembaruan Sistem Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
El Santoso dan S. Prianto, Kamus Bahasa Indonesia (Surabaya: Bintang Terang, t.th)
H.A. Rahman Getteng, Pendidikan Islam dalam Pembangunan (Ujungpandang: Al-Ahkam, 1997)
Ihsan, Fuad. 1997. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Jamaluddin dan Abdullah Ali. 1998. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Lickona, T. 2003. Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. New York: Simon & Schuster.
M. Arifin. 1994. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
M. Arifin. 1991 Ilmu Pendidikan Islam Suatu Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner. Jakarta: Bumi Aksara.
Mansur, Amril. 2005. Etika dan Pendidikan. Pekanbaru: LSFK2P.
Muhaimin, dkk. 1993. Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Trigenda Karya.
Thoib, Ismail. 2008. Wacana Baru Pendidikan Meretas Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta: Genta Press.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Wahyu. 1986. Wawasan Ilmu Sosial Dasar, Surabaya: Usaha Nasional.
Waluyo dalam www.depdiknas.go.id
Zakiah Daradjat. 1973. Peranan Agama dalam Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.
