Kosmologi Islam: Agama dalam Kemelut Sains

Authors

  • Anggi Supriyadi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Keywords:

Agama, Islam, Sains, Kemelut, Kosmologi

Abstract

Kosmologi menurut Karlina Supelli (2006) merupakan sains mengenai struktur spasio-temporal serta komposisi skala besar alam semesta. Dalam sains modern, dunia barat mengklasifikasi kosmologi sebagai satu disiplin filsafat kealaman atau Philosophyof Nature. Tradisi filsafat ini telah mengalami perkembangannya dari masa ke masa melalui pembahasan epistemologi inderawi dan empirik. Interaksi sains dan agama pun mengambil beragam bentuknya. Temuan-temuan baru ilmu pengetahuan saat ini telah menantang kembali gagasan keagamaan klasik dengan beragam cara pendekatan yang dilakukan oleh para Ilmuwan, Teolog, dan masyarakat luas. Kosmologi dalam objek kajiannya telah berubah sedemikian rupa ke dalam bentuk terpisah dan berada dalam ruang hampa, terlepas dari tradisi keagamaan (Islam). Interaksi sains dan agama dapat ditemukan sejak lama, terutama dalam beberapa narasi sejarah Islam dan Al-quran. Seperti disebutkan dalam QS. 32:4 "Allah lah yang menciptakan langit dan Bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam waktu enam hari". Secara implisit ayat ini menyampaikan pengetahuan kepada manusia melalui wahyu sekaligus menjadi pertanda, betapa sains dan agama tidak ada kontradiksi. Makalah ini berusaha menjelaskan bagaimana agama dapat menjadi titik tolak bagi umat manusia pada umumnya dan umat muslim khususnya dalam memajukan sains. Selain itu, argumentasi utama dalam makalah ini mengungkapkan bahwa sains dan agama erat kaitannya dengan tradisi intelektual Islam yang sedikit banyak terinspirasi dari spiritualitas keagamaan, terutama berasal dari kitab suci Al-Qur’an.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Anggi Supriyadi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Ilmu Budaya

References

Amstrong, Karen. 2011. Masa Depan Tuhan, terj. Yuliani Lupito. Bandung: Mizan Media Utama.
Barbour, Ian G. 2002. Juru Bicara Tuhan, Antara Sains dan Agama, terj. E.R. Muhammad. Bandung: Mizan.
Chittick, William C. 2010. Kosmologi Islam dan Dunia Modern. Bandung: Mizan Publika.
Joesoef, Daoed. 2010. Emak, Penuntunku dari Kampung Darat sampai Sorbone. Jakarta: Kompas.
Joesoef, Daoed. 2015. Bacalah. Jakarta: Yayasan Budaya Cerdas.
Kuntowijoyo. 2013. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Murata, Sachiko. 1999. The Tao of Islam, terj. Rahmani Astuti dan M.S. Nasrullah. Bandung: Mizan.
Nurjanah, Siti. 2013. “Kosmologi dan Sains dalam Islam”. Jurnal Akademika, 18. 109-122.
Siswanto, Joko. 2005. Orientasi Kosmologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Supelli, Karlina. 2006. “Cerita Semesta”, Jusuf Sutanto (ed.). Revitalisasi Pertanian dan Dialog Peradaban. Jakarta: Kompas.
Suriasumantri, Jujun. 1988. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Syarif, Edwin. 2013. “Pergulatan Sains dan Agama”. Jurnal Refleksi, 13. 641-654.
Wilber, Ken. 2012. A Theory of Everything, terj. Agus Kurniawan. Bandung: Mizan Publika.

Downloads

Published

2018-10-01

How to Cite

Supriyadi, A. . (2018). Kosmologi Islam: Agama dalam Kemelut Sains. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 1, 85–90. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/15

Issue

Section

Articles