Tafsir Ilmi: Studi Metode Penafsiran Berbasis Ilmu Pengetahuan Pada Tafsir Kemenag

Authors

  • Putri Maydi Arofatun Anhar Institut Agama Islam Negeri Jember
  • Imron Sadewo Institut Agama Islam Negeri Jember
  • M. Khoirul Hadi Al-Asy Ari Institut Agama Islam Negeri Jember

Keywords:

Sains modern, Tafsir ilmi, Tafsir kemenag

Abstract

Perkembangan sains dan teknologi telah menyebabkan munculnya pola interpretasi ilmiah sebagai modal penafsiran baru pada Al-Qur’an. Pola ilmiah ini sejalan dengan perkembangan metode penafsiran yang lebih rasional (tafsir bi al-rayi). Adanya pola ilmiah sangat penting untuk bisa mengukur hubungan erat antara Islam dan perkembangan sains. Begitu juga yang terjadi jika melihat tafsir ilmi Kemenag dalam metode penafsiran berbasis ilmu pengetahuan. Studi penelitian ini adalah penelitian berbasis kepustakaan (library research), sedangkan untuk analisa data yang digunakan ialah metode pendekatan historis dan deskriptif-kualitatif dengan content analysis. Sehingga, dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: pertama, memahai metode yang digunakan tafsir ilmi dalam tafsir Kemenag. Kedua, mengetahui corak penafsiran tafsir ilmi dalam tafsir Kemenag. Ketiga, mengetahui adanya relevansi antara tafsir ilmi dengan perkembangan tafsir di Indonesia. Sehingga upaya mendiskusikannya pada ruang-ruang akademis, tempat bertemunya ilmu agama dan pengetahuan sains akan sangat baik dilakukan guna mencapai pemahaman yang komprehensif, yang digunakan oleh para ilmuwan modern dalam menggali konsep-konsep tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Putri Maydi Arofatun Anhar, Institut Agama Islam Negeri Jember

Program Studi Muamalah

Imron Sadewo, Institut Agama Islam Negeri Jember

Hukum Tata Usaha Negara

M. Khoirul Hadi Al-Asy Ari, Institut Agama Islam Negeri Jember

Hukum Tata Usaha Negara

References

Abd al-Salam al-Muhtasib, Abd al-Majid. 1973. Ittijahat al-Tafsir fi al-‘Ashr al-Hadits Jilid 1. Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Bustani, Fuad Ifran. 1986. Munjid al-Thullab. Beirut: Dar al-Masyriq.
Baidan, Nashiruddin. 1998. Metodologi Penafsiran Al-Quran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Baidan, Nashiruddin. 2000. Metodologi Penafsiran Al-Quran, cet. II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ghulsyani. Mahdi. 1998. Filsafat-Sains Menurut Al-Qur’an. Terj: Agus Effendi. Bandung: Mizan
Khaeruman, Badri. 2004. Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur’an, Bandung: Pustaka Setia.
Kholid, Abd. 2003. Kuliah Madzahib al-Tafsir. IAIN Sunan Ampel Surabaya: Fakultas Ushuluddin.
Muhammad, A Mufakhir. 2004. TafsirIlmi. Banda Aceh: Yayasan Pena.
Putra, Nusa. 2012. Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rohimin. 2007. Metodologi Ilmu Tafsir dan Aplikasi Model Penafsiran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Shadr, Muhammad Baqir. Al-Tafsir al-Maudlu’i wa al-tafsir al-Takziiy fi Alquran al Karim, Dar al-Taaruf li al-Mathbu’ah,Beirut
Shihab, M Quraish. 1994. Membumikan Alquran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tim Penyusun Tafsir Ilmi. 2011. Tafsir Ilmi: Tumbuhan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Downloads

Published

2018-10-01

How to Cite

Anhar, P. M. A. ., Sadewo, I. ., & Ari, M. K. H. A.-A. . (2018). Tafsir Ilmi: Studi Metode Penafsiran Berbasis Ilmu Pengetahuan Pada Tafsir Kemenag. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 1, 109–113. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/18

Issue

Section

Articles