Tombi (waste of tobacco stem as multi-biopesticide and blue industry): Studi Kelayakan Limbah Batang Tembakau Sebagai Multi-pestisida Nabati dan Blue Industry di Kabupaten Temanggung Sebagai Wujud Manifestasi Surat Ali Imron: 190-191
Keywords:
Temanggung, Biopestisida, Blue industryAbstract
Kabupaten Temanggung merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Jawa Tengah, Indonesia. Berdasarkan data Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Tembakau tahun 2014-2016. Kabupaten Temanggung mempunyai luas areal tanam sebesar 15.730 Ha, luas areal panen 12.587 Ha, produksi sebesar 6.923 Ha, produktivitas sebesar 550 Kg/Ha, dan jumlah petani mencapai 52.443 jiwa. Namun tanaman tembakau yang dimanfaatkan petani Temanggung hanya sebatas pada bagian daun. Sedangkan struktur tanaman tembakau lain seperti batang, bunga, dan akar tidak dimanfaatkan kembali. Padahal Allah telah mengisyaratkan bahwasanya segala ciptaan Allah tidak ada yang sia-sia semua pasti ada manfaatnya sebagaimana yang termaktub dalam Q.S. Ali-Imron: 190-191. Oleh karena itu, dalam rangka membuktikan kebenaran Kalam Allah maka penulis menyusun naskah ini. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan (library research), yakni mengumpulkan semua bahan bacaan yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, kemudian memahami secara teliti dan hati-hati sehingga menghasilkan temuan-temuan penelitian. Sebagai pendukung dalam tulisan ini, penulis melakukan kegiatan studi literatur dengan menggunakan penulisan deskriptif. Berdasarkan pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini dapat diketahui bahwa limbah batang tembakau yang mengandung nikotin dapat dijadikan sebagai pestisida nabati. Bioinsectisida yang berbahan baku nikotin dapat digunakan untuk membasmi hama: ulat P. Xylostella, Scirpophaga innota, Drosophila melanogaster, Spodoptora litura. F, ulat kubis, walang sangit, PBKo (Penggerek Buah Kopi) dan kutu putih. Nikotin juga dapat dimanfaatkan sebagai bionematisida. Selain itu, nikotin juga dapat digunakan sebagai biofungisida. Mengingat besarnya manfaat nikotin sebagai pestisida nabati, maka penulis mengusulkan adanya ekstrasi limbah batang tembakau sehingga dapat diproduksi secara komersil sebagai embrio blue industry. Berdasarkan hasil penelitian dari aspek operasional, teknologi, produksi, industri, lingkungan hidup dan SDM maka usaha tersebut layak untuk direalisasikan. Sedangkan berdasarkan aspek pemasaran dan manajemen masih membutuhkan cukup koreksi. Kelayakan tersebut diperkuat dengan hasil perhitungan NPV (Rp. 40.158.840,00), Pay Back Periode (kurang dari setahun, modal telah kembali). Hasil analisis BEP menunjukkan bahwa usaha ini akan mengalami titik impas apabila jumlah produksi dan penjualan mencapai 3.610 unit atau harga jual per unit sebesar Rp. 6.500,00. Dengan adanya temuan tersebut maka terbuktilah bahwa tidak ada ciptaan Allah yang diciptakan dengan sia-sia. Seandainya ada suatu ciptaan Allah yang belum diketahui secara pasti fungsinya, bukan berarti ciptaan Allah yang sia-sia. Melainkan akal pikiran manusia belum mampu membuktikannya.
Downloads
References
Afifah, fika, dkk. 2015. Efektifitas kombinasi Filtrat Daun Tembakau (Nicotiana tabacum) dan Filtrat Daun Paitan (Thitoana diversifolia) sebagai Pestisida Nabati Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius) pada Tanaman Padi. Lentera Bio Vol. 4 No. 1, Januari 2015: 25–31.
Bukalapak.com. https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/berkebun/pupuk-nutrisi-tanaman/euvxh4-jual-obat-wereng-walang-sangit. Diakses pada 28 Maret 2018 pukul 17.00 WIB.
Kardinan, A. 2004. Pestisida Nabati, Ramuan dan Aplikasinya. Jakarta: Penebar Swadaya.
Miller, G. T. 2002. Living in the Environment (12th Ed.). Belmont: Wadsworth/Thomson Learning.
Pohan, Dewi Selvia. 2014. Pemanfaatan Ekstrak Tanaman Tembakau sebagai Pestisida Alami (Biopestisida) dalam Pengendalian Hama Serangga.
Prima, Denda Astra Dwi. 2016. Pemanfaatan air rendaman batang tembakau (Nikotiana tabacum L.) sebagai Alternatif Bioinsektisida Ulat Kubis (Plutella xylostella ), Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Tembakau tahun 2014-2016
Suhenry, S. 2010. Pengambilan Nikotin dari Batang Tembakau, Jurnal Energi, 10 (1), 44-48.
Susilowati, E.Y. 2010. Identifikasi Nikotin dari Daun Tembakau Kering dan Uji Efketifitas Ekstrak Daun Tembakau sebagai Insektisida Penggerek Batang Padi, skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Wiratno et al. 2013. Perkembangan Penelitian, Formulasi, dan Pemanfaatan Pestisida Nabati. J. Litbang Pert. Vol. 32 No. 4 Desember 2013: 150-155.
Wiratno et al. 2013. Prospek Ekstrak Daun Tembakau sebagai Nematisida Nabati. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri 5(2), Oktober 2013: 91?96 ISSN: 2085-6717.
