Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains Melalui Metode Outdoor Study

Authors

  • Asriana Harahap Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Keywords:

Kemampuan berpikir kritis, Keterampilan proses sains, Metode outdoor study, Pendekatan saintifik

Abstract

Minimnya pembelajaran IPA dengan menerapkan kerja ilmiah. Menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa dan keterampilan proses sains belum dilatihkan secara optimal, sehingga siswa belum mendapat pengalaman belajar yang menantang dan bermakna. Prestasi belajar IPA siswa Indonesia pada survei PISA dan TIMSS yang rendah, salah satunya disebabkan oleh faktor proses pembelajaran yang berpusat pada guru. Pembelajaran diarahkan untuk menghafal, tetapi miskin aplikasi dan pemecahan masalah. Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa, mengidentifikasi bagaimana keterampilan proses sains guru dan siswa, dan menganalisis hasil kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode outdoor study berbasis pendekatan saintifik di SDIT Salsabila 3 Banguntapan Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed methods, dengan desain sequential exploratory. Mixed methods adalah metode penelitian kombinasi yang menggabungkan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif secara berurutan, dimana pada tahap pertama peneliti menggunakan metode kualitatif dan pada tahap kedua metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Selanjutnya untuk kuantitatif dengan menggunakan tipe penelitian eksperiment dengan design posttest only control design menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan proses sains guru paling dominan adalah mengelola objek studi (95%), sedangkan keterampilan paling lemah dalam keterampilan memantau (68,80%), dan keterampilan proses sains siswa menunjukkan mayoritas siswa (75,55%) memiliki kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh nilai t-test signifikan sebesar 0,00 (0,00< 0,05), nilai rata-rata kelompok A (kelas kontrol) 69,16 dan nilai rata-rata kelas B (kelas eksperimen) 86,66. Ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan metode outdoor study berbasis pendekatan saintifik pada kelompok A dan kelompok B.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Asriana Harahap, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Program Studi Magister PGMI Sains Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

References

Ampuero, D., Miranda, C. E., Delgadob, L.E, Goyenc S. & Weave, S., “Empathy and Critical Thinking: Primary Students Solving Local Environmental Problems through Outdoor Learning”, dalam Journal of Adventure Education and Outdoor Learning, Vol. 15, Nomor 1, tahun 2015, hlm. 64–78.
Dale. 2012. Learning Theories-A Perspective Education (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Media
F. Kartamuda, “Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar”, dalam Jurnal Psikologi, Vol. 21, Nomor 1, tahun 2008.
Husamah. 2013. Pembelajaran Luar Kelas Outdoor Learning. Jakarta: Pretasi Pustaka Raya
IEA, “Student Achievement Overview Science 2015 Grade 4”, dalam http://timss2015.org/timss2015/science/student-achievement. Diakses tanggal 18 Januari 2018, pukul 10.58 WIB.
Lexy. J. Meleong. 2004. Meodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya,
M. Nicolls, “A Secound Chance: Al in Iraq Creative Associates Internasional”, dalam Paper of Education, Mobilization and Communication Division, Juli 2004.
McFarlane, D. A., Understanding the Challenges of Science Education in the 21 ST Century: New Opportunities for Scientific Literacy, International Letters of Social and Humanistik Sciences: International Letters of Social and Humanistic Sciences, 2013.
Milles, M.B. dan Huberman, M.A. 1984. Qualitative Data Analysis, London: Sage Publication.
Sardiman. 2011. A.M, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press.
Scriven, M. & Paul, R., “Defining Critical Thinking” dalam http://www.criticalthinking.org/pages/defini ng-critical-thinking/410”, diakses tanggal 18 Januari 2018, pukul 20.21 WIB.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Kemendikbud, “Peringkat dan Capaian PISA Indonesia Mengalami Peningkatan 2016”, dalam https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/12/peringkat-dan-capaian-pisa-indonesia-mengalami-peningkatan. Diakses tanggal 18 Januari 2018, pukul 11.02 WIB.

Downloads

Published

2018-10-01

How to Cite

Harahap, A. . (2018). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains Melalui Metode Outdoor Study. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 1, 33–38. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/7

Issue

Section

Articles