METODE PENALARAN SAINTIFIK DALAM EPISTEMOLOGI ISLAM IBN RUSYD

  • Muhammad Ikhsan Attaftazani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Andika Setiawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Kata Kunci: Kebenaran Ganda, Ibn Rusyd, Integrasi-Interkoneksi, Rasional.

Abstract

Abstrak. Paradigma saintifik dan agama pada masa modern mengalami distingsi dan saling memisahkan diri. Jauh sebelum itu, ada beberapa tokoh filosof muslim yang mencoba untuk menyelaraskan antara sains dan agama salah satunya, Ibn Rusyd. Ibn Rusyd merupakan pemicu gerakan averroisme yang mengantarkan bangsa Eropa menuju zaman renaissance. Jasanya dalam memadukan antara filsafat dan agama menjadi inspirasi para ilmuan dalam mengembangkan pengetahuan umum. Konsepnya mengenai sumber pengetahuan menghasilkan kebenaran ganda (double truth) antara wahyu dan rasional. Penelitian ini akan menjawab beberapa pertanyaan berikut (1) Bagaimana Ibn Rusyd dalam menyatukan agama dan filsafat? (2) Bagaimana relasi epistemologi Islam Ibn Rusyd dengan sains? (3) Bagaimana konsekuensi pemikiran Ibn Rusyd dalam perkembangan pengetahuan pada masa modern? Dengan demikian, penelitian ini akan menganalisis pemikiran epistemologi Ibn Rusyd melalui karya-karyanya dan relevansinya pada saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat deskriptif analitik. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari releveansi sains modern dengan pemikiran epistemologi Ibn Rusyd yang memberikan porsi lebih banyak terhadap rasio. Ibn Rusyd menggunakan metode bayani, burhani, dan tajribi yang bersifat ilmiah dan rasional. Selain itu, pemikirannya juga tidak terlepas dari sumber-sumber yang berasal dari wahyu. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, Muh. Bahrul. 2019. “Menelaah Pemikiran Ibn Rusyd Dalam Kitab Fasl al-Maqal fi Ma Baina al-Hikmah wa alSyari’ah Min al-Ittisal”, El-Afkar, Vol. 8, No. 2, hlm. 1– 24. http://dx.doi.org/10.29300/jpkth.v8i2.2258 Alkholy, Inas. 2006. “The Presence of Secular Books: In Raphael’s Fresco: The School off Athens”, Comparative Islamic Studies, vol. 2 no. 1, hlm. 51-65. Al-Iraqi, Muhammad Atif. 2020. Metode Kritik Filsafat Ibnu Rusyd. Terj. Aksin Wijaya. Yogyakarta: IRCiSoD. Fakhry, Madjid. 2001. Sejarah Filsafat Islam Sebuah Peta Kronologis, terj. Zainul Am. Bandung: Mizan. Fauroni, R. Lukman. 2017. “Integrasi Sains dan Kearifan Lokal: Implementasi Epistemologi Ibn Rusyd dan Ibn Khaldun”, IAIN Surakarta. Karier. 1986. Scientist of the Mind. Chicago: University of Illinois Press. Kartanegara, Mulyadhi. 2014. Essentials of Islamic Epistemology: A Philosophycal Inquiry Into the Foundation of Knowledge. Bandar Seri Begawan: UBD Press. Soleh, A. Khudori. 2016. “Implikasi Pemikiran Epistemologi Ibn Rusyd”. Jurnal Tahrir, vol. 12, no.2. ----------. 2018. Epistemologi Islam: Integrasi Agama, Filsafat, dan sains dalam Perspektif al-Farabi dan Ibn Rusyd. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Supriyadi. 2014. “Kaitan Filsafat dan Syari’at”, Skripsi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Jurusan Filsafat Agama, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Taylor, Richard C. 1999. “Averroes’s Epstemology and its Critique by Aquinas”, Vol. 1, No. 1, hlm. 147–177. Titus, Harold. 1984. Persoalan-persoalan Filsafat Islam, terj. Rasjidi. Bandung: Bulan Bintang. Watt, Montgomery. 1995. Islam dan Peradaban Dunia, terj. Hendro Prasetyo. Jakarta: Gramedia. ---------. 1972. The Influence of Islam on Medieval Europe, Edinburgh: Edinburgh University Press. Wijaya, Aksin. 2004. “Hermeneutika Al-Qur’an Ibnu Rusyd”, Hermeneia, Vol. 3, No. 1, hlm. 1–15. ---------. 2016. “Nalar Agama dan Nalar Filsafat: Mengurai Argumen Ibnu Rusyd Mengenai Hubungan Agama dan Filsafat” dalam Ibn Rusyd, Kritik Nalar Agama, terj. Aksin Wijaya. Yogyakarta: Lentera Kresindo.
Published
2021-03-01
How to Cite
Attaftazani, M. I., & Setiawan, A. (2021). METODE PENALARAN SAINTIFIK DALAM EPISTEMOLOGI ISLAM IBN RUSYD. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 3, 59-63. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/708
Section
Articles