LOGIKA SEBAGAI LANDASAN BERPIKIR DAN BERILMU PENGETAHUAN

  • Martin Putra Perdana Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
  • Mohammad Muslih Universitas Darussalam Gontor Ponorogo
Keywords: Kata Kunci: Logika, berpikir, berpengetahuan, nalar burhani.

Abstract

Abstract. Dalam mempelajari ilmu filsafat, sepertinya tidaklah sempurna apabila melewatkan study mengenai ilmu logika.
Ilmu logika merupakan ilmu yang sangat penting dan paling mendasar dalam memahami ilmu filsafat. Logika mengajarkan
kita bagaimana seseorang bisa berpikir secara tepat dan benar. Sebagaimana fitrah manusia dengan kemampuannya untuk
memperoleh dan mengetahui ilmu pengetahuan. Manusia diberikan keluasaan untuk bisa mengigat, merespon, mengetahui
hal-hal baru, berbicara, berfikir, berargumentasi, menulis, membaca dan berorganisasi. Disepanjang perjalanan peradaban
manusia, Ilmu logika atau dalam dunia Islam bisa disebut dengan ilmu al-mantiq senantiasa mewarnai perkembangan ilmu
pengetahuan. Berpikir dan berilmu pengetahuan bagaikan dua mata koin yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Basis dari
segala ilmu baik ilmu humaniaora maupun ilmu keislaman adalah logika, cara berpikir yang benar. Sadar atau tidak sadar,
segala macam bentuk perbuatan manusia senantiasa ditemani dengan kerja akal. Berpikir yang benar akan membuahkan
prilaku dan gaya hidup yang benar juga. Jadi seseorang yang konsen dalam berilmu pengetahuan sudah sepaatutnya menguasai
disiplin ilmu ini. Tidak heran apabila ilmu logika ini dijadikan bangunan dasar (basic structure) oleh para pemikir dan
sejumlah filsuf Muslim, seperti halnya al-Ghazali, al-Farabi, Ibnu Sina, al-Kindi dan Ibnu Rusyd. Artikel ini akan
menunjukkan mengenai posisi logika dalam bangunan ilmu pengetahuan, konsep kunci dan perkembangan logika, serta
pengaruh logika dalam ilmu pengetahuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acikgence, Alparslan. Islamic Science, Towards Definition.
Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought
and Civilization-ISTAC, 1996.
Angel, Richard B. Reasoning and Logic. New York: Appleton
Century Craft, 1964.
Bakhtiar, Amsal. Filsafat Ilmu. Jakarta: Rajawali Pers, 2016.
Bakry, Hasbullah. Sistematik Filsafat. Jakarta: WIDJAYA,
1961.
Budianto, Irmayanti M. Realitas Dan Objektivitas: Refleksi
Kritis Atas Cara Kerja Ilmiah. Jakarta: Wedatama Widya
Sastra, 2002.
Copi, Irving M. Introduction to Logic. New York: MacMilan
Publishing, 1978.
Daud, Wan Mohd Nor Wan. Budaya Ilmu: Makna Dan
Manifestasi Dalam Sejarah Dan Masa Kini. Kuala
Lumpur: CASIS, 2019.
Ewing, A.C. Persoalan-Persoalan Mendasar Filsafat. 2nd ed.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
Gadamer, Hans-George. Kebenaran Dan Metode. Edited by
Ahmad Sahidah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
Grene, Marjorie. A Portrait of Aristotele. London: Faber and
Faber Limited, 1963.
Hamat, Mohd Fauzi bin. “Kedudukan Mantik Sebagai
Mukaddimah Ilmu: Satu Analisis Pandangan Al-Imam
Al-Ghazali.” Afkar 3 (2002): 56.
Harb, Ali. Kritik Kebenaran. Yogyakarta: LKis, 2004.
Harjono, Hary Soedarto. “Intensi-Eksistensi Konsep Dalam
Argumen Kependidikan: Analisis Tekstual.” Pena 1, no.
1 (2011): 14.
Ibrahimi, Muhammad Nur. Ilmu Mantiq. Jakarta: Pustaka Azam,
1969.
Kneller, George F. Logic and Language of Education. New
York, 1966.
Latif, Mukhtar. Orientasi Ke Arah Pemahaman Filasafat Ilmu.
Jakarta: KENCANA, 2014.
Ma’luf, Lois. Munjid. Beirut, 1973.
Morewedge, Parviz. Islamic Philosophy and The Classical
Tradition. Edited by S.M. Stern. Coumbia: University of
South Corolina Press, 1973.
Munawir, Ahmad Warson. Al-Munawir: Kamus Arab-Indonesia.
Yogyakarta: PP Al-Munawir, 1984.
Mundiri, H. Logika. Depok: Rajawali Pers, 2019.
Muslih, Mohammad. Falsafah Sains: Dari Isu Integrasi
Keilmuan Menuju Lahirnya Sains Teistik. Yogyakarta:
LESFI, 2017.
———. Filsafat Ilmu: Kajian Atas Asumsi Dasar, Paradigma
Dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta:
LESFI, 2016.
Muslih, Muhammad Kholid. Dowaabit At-Tafkir Al-Mantiqi.
Ponorogo: Universitas Darussalam Gontor, 2015.
Nuruddin, Muhammad. Ilmu Mantik: Panduan Mudah Dan
Lengkap Untuk Memahami Kaidah Berpikir. Depok:
Keira, 2019.
Rahman, Miftahur. “Konsep Muhkam Dan Mutasyabih Dalam
Al-Qur’an Menurut Muhammad ’Abid Al-Jabiri.”
Hermeneutik: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 12, no.
1 (2018): 188.
Ricoeur, Paul. Hermeneutics and the Human Sciences, Essays on
Language, Action and Interpretation. Cambridge:
Cambridge University Press, 1982.
Russell, Bertrand. History of Western Philosophy. London:
George Allen and Unwin, 1974.
Samsudin, Mohamad Aso. “Revalitas Integrasi Nalar Bayani,
’Irfani Dan Burhani Dalam Pengembangan Pendidikan
Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 3 (2019).
Shalahuddin, Henri. Mawaqif: Beriman Dengan Akal Budi.
Jakarta: INSIST, 2019.
Sobur, H.A. Kadir. “Logika Dan Penalaran Dalam Perspektif
Ilmu Pengetahuan.” Tajdid 17, no. 2 (2015): 414.
Syukur, Abdul. “Era Baru Historiorafi Yunani Kuno.” Jurnal
Sejar Lontar 4, no. 2 (2007): 62.
Zarkasyi, Hamid Fahmy. Kausalitas: Hukum Alam Atau Hukum
Tuhan, Membaca Pemikiran Religio-Saintifik Al-Ghazali.
Ponorogo: UNIDA Gontor Press, 2018.
Published
2021-03-23
How to Cite
Perdana, M. P., & Muslih, M. (2021). LOGIKA SEBAGAI LANDASAN BERPIKIR DAN BERILMU PENGETAHUAN. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 3, 147-155. Retrieved from http://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/727
Section
Articles