Karakteristik Resistansi Madu Sarang dan Madu Supermarket

  • Dyah Imas Cholidina Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Ayu Sakila Arum Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Frida Agung Rakhmadi Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Madu Sarang, Madu supermarket, Resistansi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik resistansi madu sarang dan madu supermarket. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan yakni persiapan alat dan bahan, pengambilan data dan pengolahan data. Alat yang digunakan meliputi ohmmeter dan gelas ukur sedangkan bahannya adalah madu sarang dan madu supermarket dengan volume divariasi 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml dan 30 ml. Pengukuran resistansi sampel dilakukan sebanyak 10 kali pengulangan untuk tiap volumenya. Data yang telah diperoleh selanjutnya diolah dengan menghitung rata-rata beserta ketidakpastiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistansi madu sarang dan madu supermarket untuk volume 5 ml adalah (7,45±0,23)kΩ dan (12,48±0,16)kΩ, untuk volume 10 ml adalah (6,14±0,43)kΩ dan (14,89±0,35)kΩ, untuk volume 15 ml adalah (5,18±0,07)kΩ dan (8,64±0,06) kΩ, untuk volume 20 ml adalah (3,21±0,03)kΩ dan (8,72±0,25)kΩ, untuk volume 25 ml adalah (2,68±0,06)kΩ dan (7,16±0,14)kΩ dan untuk volume 30 ml adalah (2,39±0,04)kΩ dan (7,46±0,08)kΩ. Hal ini menunjukkan bahwa karakterisitik resistansi madu sarang dan madu supermarket berbeda, sehingga kedepan dapat dikembangkan alat deteksi madu sarang dan madu supermarket berbasis resistansi.

[This research aims to learn characteristics of honeycomb and market’s honey. It’s conducted through by three phases, there are preparing tools and materials, data acquisition and data processing. In this research, the tools used are ohmmeter and measuring cup while the materials used are honeycomb and market’s honey with variation volumes of 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml and 30 ml. Sample resistance measurement conducted five times repeatation for each volume. Next, the result of the sample resistance has been obtained by calculating average values concide with its uncertainty. This result shows that resistance of honeycomb and market’s honey for volumes of 5 ml are (7,45±0,23)kΩ and (12,48±0,16)kΩ, for volumes of 10 ml are (6,14±0.43)kΩ and (14,89±0,35)kΩ, for volumes of 15 ml are (5,18±0,07)kΩ and (8,64±0,06) kΩ, for volumes of 20 ml are (3,21±0,03)kΩ and (8,72±0,25)kΩ, for volumes of 25 ml are (2,68±0,06)kΩ dan (7,16±0,14)kΩ and for volumes of 30 ml are (2,39±0,04)kΩ and (7,46±0,08)kΩ. It shows that the characteristics resistance of honeycomb and market’s honey both are different, so as detection tools can be developed by the result of this research.]

References

[1] Morris, Alan S. & Langari, Resa. 2014. Measurement And Instrumentation. India: Elsevier. Hal 18 -19
[2] Kristiantoro, Tony., Idayanti, N., Sudrajat N., Septiani, A., Mulyadi D., Dedi. 2016. Ketidakpastian Pengukuran pada Karakteristik Material Magnet Permanen dengan Alat Ukur Permagraph. Bandung. PPET- LIPI.
[3] Sujatmaka. 1988. Menghasilkan Madu Berkualitas Tinggi, Trubus. Jakarta.
[4] Sunardi, T. S. Susann, N. Elin,.2007. “Ketidakpastian pengukuran pada metode AANC untuk analisis N, P, K, SI, Al, Cu, Fe dalam cuplikan sedimen”, Prosiding PPI – PDIPTN.
[5] Suranto, A. 2004. Khasiat dan Manfaat Madu Herbal. Agromedia Pustaka. Tangerang.
Published
2020-05-29
Section
Articles