Aplikasi Metode Self Potential (SP) Untuk Menentukan Persebaran Zona Alterasi di Kompleks Candi Gedong Songo, Ungaran – Jawa Tengah

  • Badrun Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Sri Handayani Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Nanda Nur Aini Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Azha Amalia Pusvitasari Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Muhammad Faizal Zakaria Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Self potential, Alterasi, Hidrotermal

Abstract

Penelitian geofisika dengan metode Self Potential di area sistem geotermal telah dilakukan pada 18 – 20 November 2017 yang terletak di kompleks Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang. Target dari penelitian ini adalah menentukan persebaran zona alterasi hidrotermal berdasarkan nilai potensial alami dengan menggunakan metode Self Potential. Berdasarkan hasil dari pemetaan zona alterasi hidrotermal didapatkan dua zona alterasi yaitu disebelah utara kompleks candi empat dan disebelah barat kompleks candi lima. Zona alterasi hidrotermal di kompleks Candi Gedong Songo memiliki nilai -130 mV sampai -3 mV. Zona alterasi memiliki nilai potensial alami lebih rendah dibandingkan dengan area yang tidak teralterasi. Nilai rendah dipengaruhi oleh adanya mineral lempung akibat proses alterasi oleh intrusi air panas di  kompleks sistem geotermal Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang.

[Geophysical research using the Self Potential method in the area of the geothermal system was conducted on 18 th – 20th  November 2017 in the Gedong Songo Temples area, Semarang Regency. The target of this study is to determine the distribution of hydrothermal alteration zones based on natural potential values using the Self Potential method. Based on the results of the mapping of hydrothermal alteration zones, there are two alteration zones, which are to the north of the temple complex four and to the west of the temple complex five. The hydrothermal alteration zone in the Gedong Songo Temple complex has values of -130 mV to -3 mV. The alteration zone has a lower natural potential value compared to the unalterated area. Low value is influenced by the presence of clay minerals due to alteration by hot water intrusion in the geothermal system complex of Gedong Songo Temple, Semarang Regency.]

References

[1] Bemmelen, R.W. The Geology of Indonesia: vol. I-A General Geology. The Hague Netherland: Government Print, 1949.
[2] Indriana, D. Rina, et all, "Interpretasi Bawah Permukaan Dengan Metode Self Potential Daerah Bledug Kuwu Kradenan Grobogan", J. Berkala Fisika, Vol 10 No. 3, pp. 155-167, Jul, 2007.
[3] Alzwar, M., Samodra H., dan Tarigan, J. Pengantar Dasar Ilmu Gunung api. Bandung: Penerbit Nova, 1987.
[4] Dickson, Mary H dan Mario, Fanelli. What is Geothermal Energy?. www.iga.igg.cnr.it, diakses pada 7 Oktober 2018
[5] Santoso, Djoko. Catatan Kuliah “Eksplorasi Energi Geothermal”. Bandung: ITB, 2004.
[6] Sharma, P.V. Environmental and Geophysics. London: Cambridge University Press: London, 1997
[7] Telford,W, M, Geldart,L, P, Sheriff,R ,E, & Keys,D, A.. Applied Geophysics. London: Cambridge University Press, 1990.
[8] Reynolds, J.M. An Introduction to Applied and Environtmental Geophysics. Englamd: John Wiley and Sons Inc., 1997.
[9] Wirmas, Marleni dan Mustopa, E.J, "Analisis kuantitatif pemodelan anomali self-potential: metode gradien numerik dan metode least-square", Proc. SKF 2016, 2016, pp. 262-270.
Published
2020-05-29
Section
Articles