Dampak Gempa Regional di Pulau Bali, NTB dan NTT

  • Ivanna Dewi Putri Dharyuuni Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Dian Octavianin Nurlatifah Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Erwinda Ayu Septi Ani Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Mu’adz Azaki Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Novita Permata Sari Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Panji Wibowo Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Nugroho Budi Wibowo Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Yogyakarta
Keywords: Gempa bumi, IBSRR, QGIS

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan, dengan tingkat kegempaan paling tinggi, karena terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik.yaitu lempeng indo-australi, lempeng pasifik ,dan lempeng Eurasia. Kondisi lingkungan alam ini membuat indonesia sering dilanda bencana gempa bumi yang semaki hari semakin meningkat. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sebaran tingkat resiko gempa bumi berdasarkan kedalaman dan magnitudo gempa bumi menggunakan EXCEL sehingga dapat diketahui nilai indeks seismisitas. Tahapan yang dilakukan pada metode ini adalah menggabungkan data magnitudo dan kedalaman. Selanjutnya menentukan zona kerentanannya menggunakan aplikasi QGIS. Tahap yang terakhir yaitu menghitung nilai IBSRR. Berdasarkan nilai IBSRR ini diharapkan dapat memberikan gambaran langsung maupun tidak langsung terhadap dampak dari setiap gempa bumi disuatu lokasi,disertai dengan peta IBSRR / resiko tinggi rendahnya seismisitas dengan indeks warna didaerah tersebut sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengembangan pemukiman maupun industri.

[Indonesia is an archipelagic country, with the highest level of seismicity, because it lies at the confluence of three tectonic plates. These are the Indo-Australian plate, the Pacific plate, and the Eurasian plate. The condition of this natural environment makes Indonesia often hit by earthquakes that are increasing every day.This analysis was conducted to determine the distribution of earthquake risk levels based on the depth and magnitude of the earthquake so that the seismicity index value can be determined. The steps taken in this method are to combine the magnitude and depth data. Next determine the vulnerability zone using in the QGIS application. The last step is calculating the value of IBSRR. Based on the IBSRR value, it is expected to provide a direct or indirect picture of the impact of each earthquake in a location, so that it can be used as a material for consideration in the planning and development of settlements and industry.]

References

[1] Alzwar, M., Samodra, H., & Tarigan, J.J., 1987, Pengantar Ilmu Gunungapi, Penerbit Nova, 226 hal.
[2] Bath, M., Introduction to Seismology, Willey & Sons, Inc., ISBN 13:9780470991282, 1978.
[3] Budiarta. 2006. Analisis Resiko Gempa Untuk Mitigasi Bencana Daerah Bali, Skripsi, Universitas Indonesia, Jakarta, 2006.
[4] Christoper, J. O., Becker, J. J., Sandwell, D. T. (2006). SRTM15_PLUS: Data fusion of Shuttle Radar Thopography Mission (SRMT) land topography with meassured and estimated seafloor topography (NCEI Accession 015037). Version 1.1. NOAA National Centers for Environtment Information. Dataset.
[5] Hamilton, W.,1979. Tectonics of the Indonesian Region. Geol. Surv. Proff. Paper 1078, US Goverment. Printting Office, Washington, p.114-156
[6] Shiddiqi, H. A., Widiantoro, S., Nugraha, A. D., Ramadhan, M., Wandono, Sutiyono, & Nugroho, H. (2015, April). Preliminari result of Teleseismic Double-Difference Relocation of Eartquakes in The Molucca Collicsion zone with a 3D velocity model. In AIP Coference Proceedings (vol. 1658, No. 1,p.030011). AIP Publishing.
[7] Sunarjo, dkk. 2012 .GEMPABUMI EDISI POPULER. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika : Jakarta
[8] Tim Pusat Studi Gempa Nasional. 2017 . PETA SUMBER DAN BAHYA GEMPA INDONESIA TAHUN 2017. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat : Bandung
Published
2020-05-29
Section
Articles