Kajian Indeks Bahaya Seismik Regional Menggunakan Data Seismik Pulau Sulawesi Tahun 1905-2005

  • Izaghi Imam Alfiansyah Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Bella Rahmadhaniyah Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Nur Khikmah Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Fani Rohmiasih Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Walhasbi Praditiya Program Studi Fisika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Gempa bumi, IBSRR, seismisitas

Abstract

Kajian terhadap kegempaan suatu wilayah sangat diperlukan terutama di daerah rawan gempa seperti di Pulau Sulawesi. Untuk itu telah dilakukan penelitian mengenai bahaya gempa pada wilayah pulai Sulawesi dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan 3449 data gempa yang tercatat dari tahun 1905 sampai dengan 2005 di daerah Sulawesi dan sekitarnya. Data gempa yang digunakan merupakan data dengan magnitudo ≥ 5 serta kedalaman ≤ 65 km, yang pengolahannya menggunakan rumus Bath. Harga deviasi standar menunjukkan pergeseran harga Indeks Bahaya Seismik Regional Rata-Rata (IBSRR) di setiap daerah. Daerah dengan harga IBSRR yang tinggi yaitu 0,196174127 terdapat di daerah Sulawesi Tengah, merupakan daerah yang mempunyai tingkat seismisitas yang tinggi. Sedangkan daerah dengan harga IBSRR yang rendah yaitu 0,146877344 terdapat di daerah Sulawesi Selatan, merupakan daerah yang mempunyai seismisitas rendah.

[The study of seismisity of an area is needed especially in earthquake prone araes such as in Sulawesi island. So, this research has been conducted on earthquake hazards in the Sulawesi islands surrounding. This research was conducted using 3449 earthquake data recorded from 1905 to 2005 in the Sulawesi and surrounding areas. Earthquake data used are data with a magnitude of ≥ 5 and a depth of ≤ 65 km, which are processed using the Bath formula. The standard deviation value indicate a shift in IBSRR value in each region. Regions with a high IBSRR price of 0,196174127 are found in Central Sulawesi, an area that has a high level of seismicity. While regions with low IBSRR prices, namely 0,146877344, are found in the area of South Sulawesi, which has low seismicity.]

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Andrew Newman. 2006. Characteristic and Uncharacteristic of Earthquake a Possible Artifacts. Wabash : Madrid.
[2] Bath M. 1973. Introduction to Seismology John Willey & Sons. New York.
[3] Christanto, Joko. 2011. Gempa Bumi Kerusakan Lingkungan, Kebijakan dan Strategi Pengelolaan. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta
[4] Edwiza D. 1998. Studi Mikroseismik dan Parameter Seismotektonik Gempa Regional Sumbar, Laporan Penelitian dan Lembaga Penelitian. Universitas Andalas: Padang
[5] Gunawan Ibrahim, DR dkk. 2000. Pengantar Seismologi. BMG Pusat: Jakarta. Suhardjo, Pengantar Seismologi (2004)
Published
2020-05-29
How to Cite
Alfiansyah, I. I., Rahmadhaniyah, B., Khikmah, N., Rohmiasih, F., & Praditiya, W. (2020). Kajian Indeks Bahaya Seismik Regional Menggunakan Data Seismik Pulau Sulawesi Tahun 1905-2005. Prosiding Seminar Nasional Fisika Festival, 1, 77-82. Retrieved from https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/fisfest/article/view/749
Section
Articles