Metode SITOBUN (Soil In Treatment Of Burn Wounds) Sebagai Pertolongan Pertama pada Luka Bakar: Wujud Implementasi I’jaz ath Thibbi berdasarkan Hadist Nabi: “Dengan menyebut nama Allah, (debu) tanah bumi ini dengan air ludah sebagian di antara kami dapat

Authors

  • Masrikhan Masrikhan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Keywords:

Luka bakar, Al-Qur’an, Hadis sumber pengobatan, Tanah, Obat

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari panas identik dengan api. Apabila api tidak digunakan secara cermat dan hati-hati, maka panas tersebut dapat merugikan penggunanya dengan membuat luka bahkan menyebabkan kematian. Luka yang disebabkan oleh panas biasa disebut dengan istilah luka bakar. Terkena percikan api dan tersiram air panas merupakan kecelakaan-kecelakaan ringan, tetapi apabila tidak ditangani dengan tepat akan berakibat fatal. Tidak jarang orang menggunakan bahan yang kurang tepat untuk meminimalisir dampak, yang justru memperparah bahkan menyebabkan infeksi pada daerah luka bakar. Misalnya dengan menggunakan pasta gigi, garam, asam, dan sebagainya. Selama ini Al-Qur’an dan hadis diidentikkan dengan kebutuhan yang bersifat rohani dan kejiwaan, namun tidak hanya demikian. Didalam Al-Qur’an terdapat beberapa ayat yang menyebutkan tentang pengobatan yang disebut dengan kata I’jaz ath Thibbi (mukjizat ilmu pengobatan). Salah satunya adalah terkait dengan tanah dimana segenggam tanah ternyata dapat membantu menyembuhkan luka bakar. Penyusunan naskah ini dilakukan dengan metode sistem kepustakaan (library research), yakni mengumpulkan semua bahan bacaan yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, kemudian memahami secara teliti sehingga menghasilkan temuan-temuan penelitian. Sebagai pendukung dalam tulisan, maka penulis melakukan kegiatan studi literatur yang mendalam, yakni dengan menggunakan penulisan deskriptif. Sebagai temuan penelitian maka haruslah disadari bahwa semua penyakit dan kesembuhan datangnya hanya semata-mata dari Allah SWT, sehingga obat apapun yang diberikan akan mampu menyembuhkan apabila dengan seizin Allah SWT. Tanah yang sering disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis merupakan sumber daya alam yang memiliki jumlah yang sangat melimpah dan efektif digunakan sebagai pertolongan pertama pada luka bakar bagi manusia. Terdapat dua jenis komponen yang terkandung dalam tanah yaitu tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Mengingat kandungan yang ada pada tanah diharapkan mampu meminimalisir adanya infeksi pada luka bakar, karena rentannya luka terhadap kuman. Tanah dapat mencegah bertumbuhnya bibit kuman penyakit pada luka bakar yang timbul, sifat tanah seperti ini menunjukkan bahwa tanah dapat berfungsi sebagai penutup luka yang steril menggantikan bahan-bahan penutup luka buatan pabrik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Masrikhan Masrikhan, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi

References

Abidin, Zaenal. 2008. Minda Muslim Super. Kuala Lumpur: PTS Millenia SDN. BHD.
Darwin, Allan, dkk. 2003. Pedoman Pertolongan Pertama Edisi Kedua. Jakarta: Kantor Pusat Palang Merah Indonesia.
Kamil Abdushahamad, Muhammad. 2004. “Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an, terj”. Jakarta: P.T. Akbar.
Mahmud Muhammad, Mahir Hasan. 2007. “Mukjizat Kedokteran Nabi, terj” Jakarta: Qultum Media, Cet. I.
Rembulan, Vidianka. 2015. Potency of Honey in Treatment of Burn Wounds. Lampung: Universitas Lampung.
Salim, DR. Ahmad Husain Ali. 2006. Terapi Al-Qur’an untuk Penyakit Fisik dan Psikis Manusia. Jakarta: Penerbit Asta Buana Sejahtera.
Shihab, Quraish. 2001. “Tafsir Al Mishbah”. Jakarta: Lentera Hati.
Tias Pramesti Griana, Scbies: Penyebab, Penanganan dan Pencegahannya. Malang: Journal El-Hayah vol.4, No.1 September 2013.
Wardhana, Aditya. 24 Oktober 2012. Hasil Seminar Tentang Luka Bakar. FKUI.TEMPO.CO. di laman https://gaya.tempo.co/read/436891/cara-pertolongan-pertama-untuk-luka-bakar diakses pada 06 Maret 2018 pukul 08.39 WIB.
Yulianto, Agus. Republika. Co. Id: Inilah Alasan Nabi SAW Melarang Kita Mendekati Anjing, diunggah pada Senin 18 Desember 2017 pukul 04:00 WIB di laman http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/12/18/p141ao396-inilah-alasan-nabi-saw-melarang-kita-mendekati-anjing diakses pada 06 Maret 2018 pukul 08.39 WIB.

Downloads

Published

2018-10-01

How to Cite

Masrikhan, M. (2018). Metode SITOBUN (Soil In Treatment Of Burn Wounds) Sebagai Pertolongan Pertama pada Luka Bakar: Wujud Implementasi I’jaz ath Thibbi berdasarkan Hadist Nabi: “Dengan menyebut nama Allah, (debu) tanah bumi ini dengan air ludah sebagian di antara kami dapat . Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 1, 121–128. Retrieved from https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/20

Issue

Section

Articles